6 Cara Cepat Belajar Programming Menjadi Programmer Handal (Lengkap) - LOGOFF COMPUTER

Breaking

Blogroll

Saturday, 30 December 2017

6 Cara Cepat Belajar Programming Menjadi Programmer Handal (Lengkap)

Di era sekarang, teknologi digital telah merangkup di banyak bidang, seperti ekonomi, pendidikan, politik, perang, budaya, dan sebagainya. Bahkan, benda-benda di sekitar kita banyak yang merupakan perangkat digital. Sebut saja smartphone, tahukan kita bagaimana smartphone tersebut dapat menyala ketika ditekan tombol power? Atau mengeluarkan suara ketika kita membuka music player kita?

sumber gambar: pexels.com

Hal tersebut bisa terwujud karena adanya hardware dan software. Hardware dibuat dari rangkaian elektronika. Sedangkan, software dibuat dari rangkaian kode-kode untuk mengatur jalannya hardware. Wow.

Banyak alasan kenapa orang ingin belajar pemrograman. Entah karena di sekolah/kampus merupakan mata pelajaran wajib, entah karena termotivasi oleh teman atau tokoh, entah karena ingin membuat robot, atau barangkali karena ingin belajar menghasilkan uang dari bisnis IT.

Baik, terlepas dari motivasi pribadi anda. Saya akan memaparkan 6 Cara Cepat Belajar Programming/Belajar Koding menjadi Programmer Handal (Lengkap). Berikut tips dan trik belajar cepat belajar programming:

1. Fokus pada satu bahasa pemrograman

Hal terpenting untuk menjadi programmer adalah fokus ke salah satu bahasa dahulu. Hampir semua bahasa pemrograman memiliki pola yang sama, hanya syntax-nya saja yang berbeda. Jadi, apabila kita sudah menguasai suatu bahasa, maka akan mudah untuk mempelajari bahasa pemrograman lain. Dulu, ketika saya masih SMA saya belajar bahasa Pascal. Ketika memasuki kuliah saya mempelajari bahasa Java, saya tak butuh waktu lama untuk mempelajari Java karena saya sudah memiliki modal bahasa pemrograman sebelumnya.

Ketika anda baru pertama kali belajar pemrograman, pilihlah bahasa yang masuk kategori high-level language.

Apa itu high-level language?

Perlu kita pahami, semua perintah yang kita berikan akan dijalankan oleh mesin. Nah, agar mesin dapat mengerti perintah yang diberikan maka perlu bahasa yang dimengerti oleh mesin berupa bahasa mesin itu sendiri (Machine Language), contohnya 100100111. Bahasa mesin termasuk dalam bahasa tingkat rendah karena sulit dipahami oleh manusia.

sumber gambar: btechsmartclass.com

Di atas bahasa mesin terdapat bahasa assembly (Assembly Language), yaitu perintah bahasa mesin yang sudah diringkas menjadi bahasa yang lebih praktis. Diatas bahasa assembly barulah terdapat bahasa tingkat tinggi (High-level language) yang dibuat agar mudah dimengerti manusia. High level language itulah yang sering dipakai oleh programmer.

Banyak sekali bahasa pemrograman yang dapat kita pilih. Katakanlah Phython, Java, C++, C#, C, JavaScript, PHP, Ruby, Haskell, MathLab, dan masih banyak lagi. Setiap bahasa memiliki keunggulan dan fungsi masing-masing. Seperti PHP digunakan untuk dijalankan di Server, JavaScript digunakan pada halaman web, C untuk mengontrol mesin/robot, Java digunakan untuk membuat aplikasi contohnya Android (memakai JVM), dan masih banyak lagi. Anda bisa mencarinya di google untuk lebih lengkapya.

Saran saya, pilihlah bahasa yang membuat anda tertarik. Entah karena model bahasa yang mudah, karena dapat anda ikut lombakan/presentasikan ke orang lain, karena anda terinpirasi dari produk serupa, atau karena anda tertarik dengan prospek kerja di masa depan.

2. Cari sumber belajar di internet

Sumber belajar tidak harus dari buku yang anda beli di toko. Sekarang, informasi dapat diperoleh dari mana saja. Sumber paling mudah dan murah adalah internet. Carilah tutorial tentang bahasa pemrograman yang anda pilih. Mulai dari persiapan apa saja yang diperlukan, kemudian pengenalan, tutorial tingkat dasar, tips dan trik, dan sebagainya.

sumber gambar: jisc.ac.uk

Ikuti kursus online

Bagi anda yang masih belajar, mungkin anda belum begitu tahu tentang adanya kursus online. Begitu banyak situs online yang menyediakan kursus secara gratis. Sehingga, selain anda belajar, anda juga bisa mencoba menyelesaikan tantangan yang diberikan. Silahkan buka situs-situs berikut:

www.codecademy.comwww.codeschool.comlearnjavaonline.orgwww.w3schools.com

3. Cari teman/pembimbing yang ahli

Selain belajar sendiri, mencari bantuan teman/kenalan yang lebih ahli akan mempercepat proses belajar kita. Ketika kita mengalami kebuntuan saat belajar sendiri, semisal ada error yang tidak kita pahami. Kita bisa meminta bantuan kepada yang lebih ahli untuk mendapatkan solusinya. Hal yang bagi kita sulit, menjadi hal mudah bagi yang sudah ahli. Namun, jangan terus-terusan meminta bantuan. Cobalah untuk mencari tahu sendiri terlebih dahulu. Jika benar-benar tidak bisa, barulah meminta saran.

sumber gambar: gettyimages.com

Teman/pembimbing pastinya akan memberikan masukan secara langsung –apa saja yang harus kita perhatikan ketika belajar programming. Masukan tersebut akan sangat bermanfaat dalam proses belajar kita.

Ikuti komunitas

Mengikuti Komunitas IT, selain mendapat kenalan yang jago-jago. Anda juga akan mendapat ilmu-ilmu lain selain bahasa programming. Semisal, bagaimana cara memasarkan produk kita, bagaimana cara mencari klien, bagaimana cara mendapat uang dari bisnis IT, dan sebagainya. Komunitas juga akan memberikan fasilitas lebih daripada kita belajar sendiri. Kita bisa mengikuti event-event yang tidak bisa diikuti seorang diri seperti Hackathon. Dengan mengikuti komunitas, anda bisa mempromosikan diri anda ke orang lain, sehingga channel anda juga akan bertambah.

4. Berlatih setiap hari

Berlatih adalah kunci dalam belajar. Ambilah waktu luang dari keseharian anda, semisal pulang sekolah atau pulang dari kantor.  Pada awal belajar, semua akan tampak sulit. Banyak tombol keyboard dan karakter yang sebelumnya tak pernah kita pakai ternyata menjadi sangat penting di pemrograman. Bahkan, salah satu huruf pun akan menyebabkan program error yang panjang.

sumber gambar: pexels.com

Dibutuhkan keuletan untuk belajar programming. Programming membutuhkan kemampuan analisis yang kuat seperti halnya belajar ilmu sains. Jika kita jarang melatihnya, kemampuan kita bisa tumpul. Kerjakan tantangan yang melatih analisis kita, contohnya membuat piramid bintang, membuat kalkulator, bahkan jika perlu mengerjakan soal Olimpiade Informatika dan Komputer. Kerja keras kita akan terbayarkan setelah kita bisa menguasainya.

Belajar selama 1 jam setiap hari akan mempercepat proses belajar. Setelah satu jam, istirahatkan tubuh dan otak anda.

5. Trial and Error

Trial and error is a fundamental method of problem solving. It is characterised by repeated, varied attempts which are continued until success, or until the agent stops trying.


sumber gambar: vimeo

Trial and error pada intinya adalah menyelesaikan masalah hingga mendapat solusi yang tepat. Ketika kita belajar membuat program, tentunya ada tujuan dari program tersebut dibuat. Kita dipaksa mencari solusi agar program tersebut bisa berjalan dengan benar. Solusi dari masalah tersebut tak harus panjang. Terkadang, dengan menulis beberapa baris kode saja, masalah tersebut terpecahkan.

Trial and error akan membiasakan kita untuk pantang menyerah, selain itu juga akan melatih kemampuan problem solving kita.

6. Buat produk yang bisa anda banggakan

Setelah kita belajar sekian lama, targetkan membuat produk yang bisa anda banggakan. Hal ini akan meningkatkan motivasi kita belajar. Ketimbang belajar mengikuti buku panduan saja, menargetkan membuat produk akan melatih imajinasi dan mendorong kemampuan kita untuk mencari solusi. Jika perlu, targetkan kapan kita bisa menyelesaikan produk tersebut. Produk tersebut tak perlu rumit-rumit, yang penting kemampuan kita bisa diekspresikan.

sumber gambar: government.ru

Semisal, targetkan setelah anda belajar operator matematika di latihan pemrograman anda, buatlah program kalkulator berisi menu untuk memilih bentuk bangun ruang, sehingga pengguna bisa memilih ingin menghitung bangun ruang apa. Contoh lain, setelah belajar looping cobalah membuat program yang bisa mencetak nomor tiket jalan santai secara otomatis.

Saya sendiri pernah mengalami hal tersebut. Dahulu ketika saya naik ke kelas 3 SMP, saya ingin membuat buku tahunan digital berisi biodata siswa satu kelas berbentuk web. Sehingga kenangan semasa SMP bisa terus teringat. Dengan beberapa coret-coretan kertas saya mendesain apa yang ingin saya buat. Setelah itu, saya ketikkan di MS Word agar bisa dicetak. Saya membuat form isian biodata ukuran seperempat halaman kertas. Juga kotak kosong kecil untuk tanda tangan. Keduanya saya stepler di ujung kertas.

Setelah seharian mencari-cari teman sekelas di sekolah, akhirnya saya tiba di rumah. Kertas tanda tangan saya lepas dari klip, kemudian saya tata berjajar memenuhi scanner.  Kertas biodata saya inputkan ke komputer. Saya membuat web tersebut memakai Microsoft Access 2003! Access 2003! Memang terdengar konyol membuat web memakai Access 2003. Namun, justru karena keterbatasan itulah yang menjadi motivasi saya agar bisa bergerak maju. Akhirnya, web tersebut jadi dan saya bagikan ke teman lain

No comments:

Post a Comment